Saturday, November 11, 2006

LAPORAN
Ketua Panitia Diklat Manajemen Proyek

Yth. Bapak Walikota Bontang.
Bapak Ibu Kepala Dinas, Badan di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.
Bapak instruktur dari Pembinaan Pengembangan Manajemen ( PPM) Jakarta.
Saudara saudara peserta diklat manajemen proyek
Dan para hadirin yang berbahagia.



Assalammualaikum Wr. Wb.
Terlebih dulu sebelum kami menyampaikan laporan kegiatan diklat manajemen proyek, marilah kita memanjatkan puji syukur ke hadhirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan ridhoNya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat walafiat.

Bapak Ibu yang kami hormati,
Sebagaimana kita ketahui bersama Pemerintah Kota Bontang terus melaksanakan kegiatan pembangunan diberbagai sektor, diantaranya peningkatan mutu SDM Aparatur.
Disamping itu dirasakan pula permasalahan yakni masih belum optimalnya pelaksanaan kegiatan/ pelaksanaan proyek pembangunan di lingkungan pemkot Bontang, hal ini disebabkan salah satunya adalah kurangnya kompetensi yang dimiliki oleh pelaksana kegiatan, baik dari segi pengetahuan maupun ketrampilan.
Dasar lain dari Penyelenggaraan diklat ini adalah tindak lanjut dari Pelaksanaan Diklat Manajemen Proyek Angkatan I yang diselenggarakan Pemkot Bontang bekerjasama dengan PPM Jakarta dibidang Pengembangan SDM beberapa waktu lalu.

Bapak Ibu yang kami hormati,
Jumlah Peserta yang mengikuti diklat manajemen proyek untuk angkatan II & III ini adalah berjumlah 64 orang pemegang kegiatan yang diikutkan dari berbagai instansi.

Sasaran diklat manajemen proyek adalah para pemegang kegiatan dan Pegawai yang diproyeksikan sebagai pemimpin kegiatan di lingkungan Pemerintah kota Bontang.
Kegiatan diklat ini akan dilaksanakan dengan jadwal :
• Angkatan II mulai hari ini tanggal 06 Nopember 2006 sampai dengan tanggal 10 Nopember 2006,
• Angkatan III mulai hari ini tanggal 13 Nopember 2006 sampai dengan tanggal 17 Nopember 2006,
Diklat diselenggarakan selama 5 hari penuh dengan jumlah jam pelatihan 40 jam latihan per angkatan bertempat di Hotel Equator Bontang.

Bapak Ibu yang kami hormati,
Diklat manajemen proyek, materinya diberikan dari instruktur PPM Jakarta dengan ringkasan materi sebagai berikut :
1. Pengantar Manajemen Proyek.
2. Perencanaan Proyek.
3. Penjadwalan Kegiatan Proyek.
4. Alokasi Sumber Daya Proyek.
5. Anggaran Proyek.
6. Pengendalian Biaya dan waktu proyek.
7. Sistem informasi manajemen proyek.
8. Manajemen kontrak
9. Aspek manusia dalam manajemen Proyek
10. Integrasi

Adapun Tujuan dari Pelatihan ini adalah :
Setelah selesai mengikuti seluruh sesi pelatihan ini, peserta diharapkan memperoleh tambahan pengetahuan dan ketrampilan mengenai :
a. Pemahaman akan peran, fungsi dan kepentingan setiap pihak yang terkait dengan pelaksanaan proyek.
b. Perencanaan kegiatan dan alokasi sumber daya proyek yang mengacu pada sasaran proyek dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya.
c. Pengendalian biaya, mutu dan waktu proyek dengan mengetahui cara pengukuran kinerja proyek.
d. Cara mengembangkan motivasi dan membangun kerjasama kelompok
e. Teori komunikasi.
Bapak Ibu yang kami hormati,
Demikian laporan singkat yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, selanjutnya kepada Bapak Walikota kami mohon kesediaan Bapak memberi pengarahan sekaligus membuka secara resmi diklat manajemen Proyek .
Dan tak lupa kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini kami haturkan terima kasih yang sebesar besarnya dan apabila ada kekurangan dan kesalahan kami dalam penyelenggaraan kegiatan ini kami mohon maaf yang sebesar besarnya.

Akhir kata kami sampaikan terima kasih, wabilahitaufik walhidayah wassalammu’alaikum Wr.Wb.

Kepala,

Ir. Tresna Sumalaksana
SAMBUTAN WALIKOTA PADA ACARA
PEMBUKAAN DIKLAT MANAJEMEN PROYEK ANGKATAN II DAN III
TAHUN 2006

Yang terhormat .
1. Bapak /Ibu Kepala Dinas, Badan, Bagian di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.
2. Bapak Instruktur Diklat dari Pembinaan & Pengembangan Manajemen (PPM) Jakarta.
3. Saudara peserta Diklat.
Dan para hadirin yang berbahagia.

Assalammu’alaikum Wr. Wb, selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

Mengawali sambutan ini, pertama, saya mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kehadhirat Allah SWT, karena atas karuniaNya pada hari yang penting ini dapat berkumpul bersama dalam keadaan sehat walafiat, Kedua, saya menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya kembali diklat manajemen proyek angkatan II dan III oleh pemkot Bontang bekerja sama dengan lembaga manajemem PPM Jakarta.
Hadirin yang berbahagia,
Semangat reformasi telah membawa bangsa Indonesia pada suasana kegidupan yang penuh dengan harapan.
Tuntutan utama reformasi tertuju pada aparatur pemerintah, Rakyat mengharapkan lahirnya “ Good Governance “.
Rakyat juga semakin mendambakan adanya aparatur pemerintah yang berkualitas, namun berbagai tuntutan tersebut tidaklah akan terbentuk secara mudah.
Disamping itu permasalahan lain adalah terbatasnya kompetensi yang dimiliki oleh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai abdi masyarakat.
Sebagai ilustrasi dapat saya sampaikan disini, adalah pelaksanaan suatu kegiatan pembangunan atau yang pada waktu lampau disebut kegiatan proyek baik itu dalam bentuk fisik ataupun non fisik, sering terjadi permasalahan yang disebabkan oleh ketidak tahuan atau kurang trampilnya pelaksana kegiatan dalam mengelola proyek tersebut.
Kurangnya kemampuan tersebut terjadi dalam berbagai tahapan kegiatan mulai dari tahapan perencanaan, tahap pelaksanaan sampai saat tahap terakhir yakni evaluasi kegiatan dan pelaporan.
Dari hal tersebut sering kita alami proyek proyek yang terlambat penyelesaiannya, penambahan biaya, bahkan ada proyek yang gagal mencapai hasil yang menjadi target atau sasaran kegiatan.

Para Hadirin yang kami hormati,
Untuk mendapatkan hasil kegiatan/ proyek yang sesuai dengan sasaran atau hasil yang diinginkan tentulah tidaklah mudah. Perlu pengelola kegiatan yang profesional, yang memiliki pengetahuan, ketrampilan dan sikap bertanggung jawab atas pekerjaannya.

Melihat hal tersebut di atas, hal pertama yang perlu dilakukan adalah meningkat kompetensi pelaksana kegiatan itu sendiri dengan memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan tentang mengelola suatu kegiatan.
Berdasarkan hal tersebut maka kegiatan diklat manajemen proyek yang insyaAllah akan dilakukan mulai hari ini sampai 5 hari untuk masing-masing angkatan ke depannya sangat penting dan sesuai demi tercapainya tujuan kita bersama.

Hadirin yang berbahagia,
Pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur disegala bidang memerlukan biaya yang tidak kecil, akan tetapi hal tersebut mau tidak mau harus terus dilakukan. Sebagaimana yang dilaporkan oleh ketua panitia, bahwa kegiatan diklat manajemen proyek ini adalah sebagai lanjutan pelaksanaan Diklat Manajemen Proyek tahap pertama di lingkungan Pemerintah Kota Bontang yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Oleh karena itu kepada para peserta yang kali ini mendapat kesempatan untuk mengikuti diklat ini, kami harap agar mengikuti dengan bersungguh sungguh, galilah pontensi saudara sekalian pada kesempatan yang baik ini, jangan ragu ragu untuk bertanya kepada instruktur mengenai hal hal yang tidak Saudara mengerti yang berkaitan dengan tugas dan fungsi saudara sebagai pemegang Kegiatan.
Dan tentunya kami mengharapkan adanya perbedaan kemampuan Saudara antara sebelum mengikuti diklat dengan setelah mengikuti diklat dalam mengaplikasikan pada saat saudara melaksanakan tugas saudara kelak.
Suatu diklat dapat dikatakan berhasil apabila dalam pelaksanaan kegiatan proyek yang akan datang sedikit terjadi kesalahan kesalahan dan permasalahan lainnya yang secara signifikan akan terlihat peningkatan kulaitas pekerjaan tersebut.

Hadirin yang kami hormati,
Khususnya para instruktur diklat dari lembaga manajemen PPM Jakarta, kami mengucapkan terima kasih, atas kesediaan saudara untuk bekerja sama dengan kami dalam rangka meningkatkan kualitas SDM aparatur Pemkot Bontang, selanjutnya kami berharap Saudara dapat memberikan pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman Saudara kepada peserta diklat seoptimal mungkin, Semoga apa apa yang Saudara berikan mendapat pahala dari Allah SWT.

Hadirin yang berbahagia,
Sebelum saya mengakhiri sambutan ini, saya mengajak hadirin semua dengan mengucapkan ” Bismillahhirahmannirahim ” Diklat Manajemen Proyek Angkatan II dan III dinyatakan dimulai dengan resmi, semoga mendapat berkah dan Ridho dari Allah SWT.
Dan kepada peserta kami ucapkan selamat mengikuti diklat ini dengan baik.
Terima kasih, Wassalammualaikum Wr.Wb.

WALIKOTA

ttd

dr. H. A. Sofyan Hasdam, S.Ps.

Sambutan Pembukaan Diklat Permendagri

Sambutan
Walikota Bontang
Pada Acara Pembukaan
Bimtek Permendagri Nomor 13/2006 Tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
Bontang, 27 September 2006

Assalamu’alaikum wr. Wb. Selamat pagi dan Salam sejahtera semua.
Ø Yang saya hormati Direktur Administrasi Anggaran Daerah Departemen Dalam Negeri;
Ø Yang saya hormati Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kota Bontang
Ø Saudara Kepala Dinas/Badan/Instansi Sekota Bontang;
Ø Para Peserta Bimtek
Ø Hadirin dan undangan yang berbahagia.

Pertama-tama marilah kita persembahkan puji dan syukur kehadhirat Allah SWT - Tuhan yang Maha Esa, karena hanya atas berkat rahmat dan ridho-nya, pada hari ini kita dapat berkumpul dalam rangka menghadiri acara Bimtek Permendagri Nomor 13/2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Sebagai bagian integral dari pengembangan sumber daya manusia aparatur pemerintah, Bimbingan teknis semacam ini memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan suatu daerah. Kajian di berbagai negara juga menunjukkan, kuatnya hubungan antara diklat sebagai sarana pengembangan sumber daya manusia dengan tingkat perkembangan bangsa yang ditunjukkan oleh berbagai indikator ekonomi dan sosial budaya.
Menyadari peran penting dan strategis-nya diklat semacam ini, maka keikutsertaan saudara-saudara dalam diklat ini diharapkan sebagai salah satu upaya mewujudkan sosok aparatur yang mempunyai integritas dan kemampuan profesional yang tinggi dalam mengemban tugas-tugas kedinasan.

Saudara sekalian yang saya hormati,
Sistem pengelolaan keuangan daerah mengalami perubahan mendasar setelah diterbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Permendagri 13/2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Peraturan ini mulai efektif dilaksanakan pada penyusunan APBD 2007. perubahan itu di antaranya terletak dalam penanggungjawab pengelola keuangan, struktur APBD, proses penyusunan, dan sistem akuntasi. "Perubahan ini diawali dengan diubahnya Peraturan Pemerintah (PP) 105/2000 dengan PP 58/2005. Secara teori peraturan yang baru lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya, akan tetapi praktik di lapangan sangat ditentukan oleh kualitas pejabat pelaksana.
Permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman pengelolaan keuangan daerah bertujuan agar sistem perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan keuangan daerah, dan pertanggungjawaban keuangan daerah dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan multitafsir dalam penerapannya.
Berkenaan dengan terbitnya Permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman pengelolaan keuangan daerah maka Pemerintah Kota Bontang mengadakan kerja sama dengan Bina Administrasi Keuanan Daerah Departemen Dalam Negeri untuk melakukan Bimbingan Teknis agar dapat diaplikasikan di daerah. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis Permendagri 13/2006, saya harapkan agar semua perangkat daerah Kota Bontang dapat menerapkan sesuai maksud dan tujuan peraturan.
Saya yakin bahwa Buah pikiran yang melatarbelakangi terbitnya peraturan tersebut adalah keinginan untuk mengelola keuangan negara dan daerah secara efektif dan efisien. Ide dasar tersebut tentunya ingin dilaksanakan melalui tata kelola pemerintahan yang baik, yang memiliki tiga pilar utama yaitu, transparansi, akuntabilitas dan partisipatif.

Hadirin yang berbahagia
Permendagri 13/2006 ini memuat berbagai kebijakan terkait dengan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban keuangan daerah sehinga dengan sendirinya kita akan melaksanakan sesuai dengan peraturan pemerintah tersebut yang akan dimulai pada tahun 2007 mendatang.
Melalui Bimtek ini saya harapkan dapat meningkatkan pengetahuan aparat agar dapat terampil memanfaatkan dan menggali peraturan sehingga mampu mengaplikasikan dalam mengelola dan menggunakan anggaran yang ada, dengan menjujung prinsip efektifitas, efisien, akuntabilitas dan transparansi.
Atas nama Pemerintah Kota Bontang saya menyampaikan terimah kasih kepada tim dari Bina Administrasi Keuangan Daerah Departemen Dalam Negeri semoga kerjasama yang sudah baik selama ini dapat terus terjalin.
Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan. Kepada peserta Bimbingan Teknis, saya mengucapkan selamat mengikuti Bimtek semoga dapat memanfaatkan waktu untuk belajar dan berdiskusi dengan sebaik-baiknya.
Akhirnya dengan mengucap Bismillahhirahmannirohim, Bimtek Permendagri Nomor 13/2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT meridhoi apa yang kita laksanakan.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH.
WASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.

WALIKOTA BONTANG


H. ANDI SOFYAN HASDAM





E:\Agus_Deplo\sambut_permen.doc

Monday, November 06, 2006

Tips mengelolah uang saat hidup sendiri


Mengelola uang sendiri memang susah–susah gampang. Nah, agar Anda tidak ‘keteteran’ dalam mengurusnya, simak panduan berikut :

1. Sisihkanlah uang Anda, paling tidak sebesar 25% dari seluruh uang yang Anda miliki untuk diinvestasikan dengan cara yang tepat.
2. Kendalikan semua pengeluaran. Jangan membeli sesuatu berdasarkan emosi, tapi lihat dari sisi kebutuhannya.
3. Buatlah prioritas mengenai barang-barang mana saja yang Anda harus beli.
4. Simpanlah di catatan Anda daftar kebutuhan serta tagihan-tagihan yang harus dilunasi. Kalau perlu, setelah menerima gaji, alokasikan uang segera dalam amplop sesuai jenis kebutuhan/ tagihan.
5. Sisihkan gaji Anda setiap bulan sebesar 5% sampai 10% untuk di tabung dalam rekening khusus.
6. Binalah sikap disiplin dalam mengeluarkan uang. Jangan sampai Anda harus mengeluarkan uang untuk sesuatu yang sebetulnya tak tercantum dalam list kebutuhan/ tagihan Anda.